Senin, 12 Juli 2010

cinta melawan ......

Cinta...
Kasih....
Sayang....
3 sikap,sifat,perbuatan yang tentu saja sangat indah untuk dirasa..pun demikian sejak jaman adam hawa,dimana 3 kata itu yang membuat hawa tercipta dan 3 kata itu pula yang membuat mereka mewariskan dosa pertama di dunia.
Dan 3 sikap itu seringkali menempel di hidup kita sampai kini,dengan atau tanpa pacar 3 kata itu selalu mengiringi hidup kita.
Namun,ironisnya 3 kata itu seringkali ditandingkan dengan kata-kata lain seperti identitas,atribut atau hal-hal lain yang membuat manusia semakin terkotak-kotak kan,
Cinta,sering ak berbagi cinta itu lebih spesial dengan seorang lain,awalnya semua berjalan indah,sangat indah..namun setelah cinta itu ditandingkan dengan salah satu atribut hidupku,secara absolut cinta itu dipaksa,sangat dipaksa untuk mati...
Seringkali aku menghadapi situasi ini,cinta yang sangat indah untuk diberikan,membuat dunia ini lebih bermakna terpaksa menjadi tidak bermakna kareng cinta selalu dipaksa kalah oleh atribut kehidupan...

Namun,teruslah kamu memberi cinta,kasih dan sayang selama 3 kata itu masih dapat kau berikan,karena ak percaya suatu saat nanti 3 kata itu akan memenangkan pertandingan dengan apapun...!!!!!!

-DuniaTanpaMakna-

Rabu, 07 Juli 2010

Dunia Tanpa Makna: memaknai sebuah kematian maestro lagu anak AT Mahm...

Dunia Tanpa Makna: memaknai sebuah kematian maestro lagu anak AT Mahm...: "ambilkan bulan bu, ambilkan bulan bu, yang slalu bersinar di langit...di langit,bulan benderang,cahyanya sampai ke bintang...ambilkan bulan ..."

memaknai sebuah kematian maestro lagu anak AT Mahmud

ambilkan bulan bu, ambilkan bulan bu, yang slalu bersinar di langit...
di langit,bulan benderang,cahyanya sampai ke bintang...
ambilkan bulan bu,untuk menerangi tidurku yang lelap di malam gelap...

sepenggal lagu dari indahnya lantunan melodi lagu ambilkan bulan bu,hanya sepenggal,ya hanya sepenggal teman. sebuah melodi ciptaan AT Mahmud, yang mungkin namanya tak sementereng Julia Perez, Ariel Peterpan namun AT Mahmud ini lah yang menciptakan ber-ratus2 lagu untuk menemani anak-anak kecil bernyanyi riang...
aku pun tak mengenal siapa AT Mahmud secara pribadi, bahkan ak pun tak mencoba mencari tahu siapa dia yang dapat kujadikan bahan di blog ini sehingga aku terkesan mengetahui dia luar dalam..tapi aku tidak mau hanya demi blog ini aku pura-pura sibuk mengenal dia..
AT Mahmud sepengetahuanku adalah seseorang pencipta lagu anak-anak, yang tentu saja hidup bersahaja seperti kebanyakan pencipta lagu-lagu minor (minor=lagu-lagu segmented)..
namun seperti apa AT Mahmud dapat tergambar dari lirik-lirik lagunya yang ceria,sedih dan semua hal sederhana yang menempel pada kehidupan anak-anak..
pun begitu pada kehidupanku dulu teman.. sedikit banyak,sadar atau tidak lagu-lagu AT Mahmud membentuk pribadi ku seperti sekarang ini, memenuhi otakku dengan melodi-melodi indah...

sekarang AT Mahmud telah tiada, dan aku yakin tidak banyak orang sepertinya, yang mau menciptakan lagu untuk anak-anak, kita tunggu saja,apakah peribahasa gugur 1 tumbuh seribu berlaku untuk pahlawan seperti AT Mahmud....



selamat tinggal bapakku AT MAHMUD


-DuniaTanpaMakna-

Selasa, 29 Juni 2010

Dunia Tanpa Makna: merajut mimpi mencapai batas

Dunia Tanpa Makna: merajut mimpi mencapai batas: "sahabat, mungkin masih awamnya aku di dunia blog tentu saja aku dilanda kebingungan untuk menulis apa. topik2 itu begitu luar biasa banyak d..."

Dunia Tanpa Makna: Menggumam, Memejamkan Mata

Dunia Tanpa Makna: Menggumam, Memejamkan Mata: "sahabat,malam semakin memuncak,mengganti penat hari kala mentari merajai. malam....waktu dimana hampir setiap manusia bahkan semua makhluk d..."

Dunia Tanpa Makna: Menggumam, Memejamkan Mata

Dunia Tanpa Makna: Menggumam, Memejamkan Mata: "sahabat,malam semakin memuncak,mengganti penat hari kala mentari merajai. malam....waktu dimana hampir setiap manusia bahkan semua makhluk d..."

Menggumam, Memejamkan Mata

sahabat,malam semakin memuncak,mengganti penat hari kala mentari merajai. malam....waktu dimana hampir setiap manusia bahkan semua makhluk di dunia merebahkan raga..waktu dimana setiap anak manusia terpaku di kamar ditemani temaram bulan menembus jendela..waktu dimana mungkin tercipta manusia baru lewat pergulatan raga..
malam ini seperti kebanyakan,kuhabiskan malam ini sendiri..hanya ditemani tv 21 inch ku di kamar,tv yang dulu saat ku kecil mengisi memori otakku sehingga sedikit banyak membuatku seperti kini..ah,tv ku ini terlalu merajai ku..sejak ku kecil menemani ku dengan setia,tanpa banyak mengeluh, sampai kini pun aku beranjak dewasa,tv ku ini masih mencoba mengisi memori di otakku.
malam ini ingin sekali aku pejamkan mata..dengan pejaman mata inilah aku dapat menggapai,memeluk mama,papa dan kakakku yang sangat aku sayangi...
ya sahabat,hanya dengan itulah aku dengan sekejap seolah dapat menemui mereka yang jauh di luar kota tempatku tinggal...sebuah tindakan yang mengorbankan sedemikian kecil semua energi di tubuhku namun dapat membawaku kemana-mana,membawaku kembali ke masa kecilku,atau bahkan membawaku ke masa depanku yang justru tidak seorang pun tahu seperti apa....
memejamkan mata.........
dan menggumam aku sayang kalian.........


-Dunia Tanpa Makna-